7 DEADLY SINS

Standard

LUST-ENVY-VANITY-WRATH-SLOTH-GLUTTONY-AVARICE

Dosa adalah suatu “kuasa” atau “power” (Roma 7:13) yang me-rabun-kan “mata hati” kesadaran kita akan hal-hal yang mulia, yang suci, yang manis, yang disebut kebajikan, yang patut dipuji, yang sedap didengar dan yang menyenangkan hati Tuhan (Filipi 4:8). Dosa juga merupakan urusan yang sangat serius di mata Tuhan. Jika dosa bukan sesuatu yang serius di mata-Nya, maka Kristus tidak perlu rasanya untuk datang dan membereskan dosa manusia di dunia ini, bukan? Cinta-Nya yang ajaib itulah yang membuat Ia rela datang, rela terhina, rela tersiksa, rela tersalib (terkutuk bagi kita – pendosa), dan rela mati untuk kita yang tidak rela meninggalkan dosa! Masihkah kita berpikir bahwa dosa bukan sesuatu yang serius adanya di mata-Nya?

Bapa-bapa Gereja di sepanjang abad telah mencoba untuk mensistematiskan “kuasa” atau “power” dari dosa yang sedang mencengkram jiwa manusia ini ke dalam sebuah list (ps: Tujuan pembuatan list ini adalah untuk “memudahkan” kita mengenali dosa dengan sebaik-baiknya, supaya lewat pengenalan itu, kita mampu untuk mematikannya dengan segiat-giatnya!) Di dalam list inilah, mereka menjabarkan adanya “7 Dosa Maut” yang sudah begitu “menggerogoti” jiwa manusia. “7 Dosa Maut” ini adalah intisari dari seluruh kejijikan dan kebejatan dosa yang ada di dunia ini dan yang sudah “merangsek” masuk ke dalam sum-sum kesadaran nurani manusia. Berikut akan dibahas mengenai ke- “7 Dosa Maut”

Conclusion

Mengenali area-area kelemahan kita adalah merupakan langkah paling awal untuk dapat memenangi pertempuran rohani ini. ke-“7 Dosa Maut” yang sudah kita bahas di atas adalah dosa-dosa yang serius daya rusaknya, baik bagi diri kita maupun bagi masyarakat di mana kita tinggal. Menunda untuk mengenali area-area kelemahan kita pada hakekatnya kita menunda pertumbuhan dan kedewasaan rohani kita sendiri. Kerugian dari pada sikap enggan kita untuk mematikan dosa-dosa ini bukan terletak pada siapapun selain pada diri kita sendiri. Jadi, marilah kita ambil langkah konkrit membereskan dosa-dosa ini di hadapan Tuhan.

Berikut langkah-langkah konkrit untuk mengenali dan kemudian memerangi dosa-dosa ini:

– Akui dengan segala kerendahan hati bahwa Anda adalah orang berdosa di hadapan Tuhan.

– Mohonkan pengampunan di hadapan Tuhan untuk dosa-dosa Anda tersebut dengan menerima satu-satunya jalan pengampunan dan penebusan dosa yaitu lewat Yesus Kristus. (Jika Anda belum pernah menjadikan Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi Anda, maka sekarang doalah pada-Nya dan terimalah undangan-Nya agar Anda beroleh selamat yang kekal dari-Nya)

– Mohonkan kekuatan untuk dapat “memerangi” akar-akar dosa yang masih melilit Anda.

– Isilah waktu Anda dengan merenungkan firman-Nya, berdoa pada-Nya dan bersekutulah dengan sesama saudara seiman yang sungguh takut akan Tuhan.

Advertisements

About Franz Xaverius

Aku hanya ingin berada dalam zona "Nyaman"-ku, dimana Aku bebas menjadi diriku sendiri tanpa harus mengubah pribadiku menjadi seseorang yang diinginkan oleh orang lain... Aku adalah Aku.. I just want to be in the zone "Comfort", where I am free to be myself without having to change myself be desired by someone else ... I was .. I

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s